Kamis, 03 April 2014

Ruang Lingkup Ekonomi



      Pada penulisan blog kali ini saya akan membahas tentang ruang lingkup yang mencakup aspek-aspek dalam ekonomi. Penting bagi kita untuk mempelajari baik ilmu dasar ekonomi maupun sistem perekonomian yang ada di dunia. Mengapa penting? Karena dalam kebutuhan hidup kita sangat diatur oleh perekonomian yang diterapkan dalam negara kita. Mahal murahnya harga kebutuhan sampai sulit dan mudahnya kita mendapatkan barang-barang kebutuhan kita sehari-hari.

      Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang ruang lingkup ekonomi dan sistem perekonomian di dunia, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu pengertian dari ekonomi sendiri. Menurut pengertian secara dasar yang saya dapatkan saat di bangku SMP, ekonomi adalah kegiatan jual beli barang dan jasa meliputi aktivitas yang berupa produksi, konsumsi, dan distribusi. Adapun pelaku aktivitas tersebut yaitu produsen, konsumen dan distributor. Ilmu ekonomi merupakan dasar untuk menjalankan dan menciptakan sistem perekonomian suatu negara untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bangsanya.



      Berikut ini merupakan beberapa ruang lingkup ekonomi yang akan dibahas, yaitu:
1.)  Metodologi Ekonomi
       Ada 2 metodologi kuantitatif ekonomi yang berkembang pesat. Pertama, metode ilmu ekonomi yang menyebutkan prinsip kombinasi antara matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kedua, di lain pihak menyebutkan bahwa ilmu ekonomi adalah model keseimbangan umum, yang menggunakan konsep pertukaran atau pergerakan uang dalam masyarakat.

2.)  Masalah Pokok Ekonomi
       Masalah pokok ekonomi dapat dilihat dari 3 sudut pandang aktivitas ekonomi, yaitu produksi, konsumsi, dan distribusi.
  • Dari sudut pandang kegiatan produksi, masalah yang dialami berupa keterbatasan bahan baku produksi akibat tingkat produksi yang melimpah menyesuaikan pertambahan penduduk (konsumen) yang semakin meningkat. 
  • Dari sudut pandang kegiatan konsumsi, masalah yang dialami berupa harga kebutuhan yang tidak stabil sesuai dengan minat kebutuhan di masyarakat, kemampuan masyarakat yang terbatas dalam membeli kebutuhan (status sosial karena pendapatan yang minim), dan sistem perekonomian negara yang berubah-ubah.
  • Dari sudut pandang distribusi, masalah yang dialami berupa target pendistribusian barang dan semakin banyaknya perantara maka semakin mahal pula harga yang diberikan oleh perantara tersebut (pembelian barang distribusi dari tangan ke tangan).

3.)  Macam-macam Sistem Ekonomi
              a) Sistem Ekonomi Tradisional
                  Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang masih terbilang primitif karena masih kental akan kebiasaan dari adar-istiadat. Dalam sistem ekonomi ini pengaturan perekonomian diterapkan berdasarkan pola tradisi, secara gotong royong dan kekeluargaan.

              b) Sistem Ekonomi Terpusat
                   Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ekonomi ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara dan metode yang ditentukan, dan untuk siapa barang tersebut diproduksi. Biasa yang menganut sistem ekonomi terpusat adalah beberapa negara komunis seperti Cina, Rusia dan Kuba.

              c)  Sistem Ekonomi Pasar
                   Sistem ekonomi pasar merupakan suatu tata cara pengaturan kehidupan perekonomian yang didasarkan kepada mekanisme pasar yaitu interaksi antara permintaan dan penawaran suatu barang yang kegiatannya tergantung pada kekuatan modal yang dimiliki oleh setiap individu. Sistem ekonomi pasar disebut sebagai sistem ekonomi kapitalis (sistem persaingan bebas).

             d)  Sistem Ekonomi Campuran
                   Sistem ekonomi campuran merupakan suatu tata cara kehidupan perekonomian yang dikendalikan dan diawasi oleh pemerintah, tetapi masyarakat masih mempunyai kebebasan yang cukup luas untuk menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang ingin mereka jalankan. Sistem ekonomi campuran sering kali disebut sebagai perpaduan antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat, maksudnya pemerintah dan masyarakat atau pihak swasta bekerja sama dalam memecahkan masalah ekonomi.

Sistem Perekonomian di Indonesia
      Sejak berdirinya negara Republik Indonesia, sudah banyak tokoh-tokoh negara pada saat itu telah merumuskan sistem perekonomian yang tepat bagi bangsa indonesia, baik secara individu maupun diskusi kelompok. Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembangannya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang di dalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi.

      Ciri-ciri positif pada sistem ekonomi demokrasi :
  • Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
  • Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  • Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
  • Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
  • Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
  • Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
     Ciri-ciri negatif pada sistem ekonomi demokrasi :
  • Sistem free fight liberalism, yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain sehingga dapat menimbulkan kelemahan struktural ekonomi nasional.
  • Sistem etatisme, di mana negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
  • Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.

Dasar Hukum Sistem Perekonomian Indonesia
      Sistem ekonomi pancasila dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu, dalam sistem ekonomi pancasila haruslah sesuai dengan nilai pokok yang terkandung dalam setiap sila Pancasila yang berjumlah 5 sila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dasar dari Sistem Ekonomi Pancasila berdasarkan UUD 1945 Pasal 33 yang memuat ayat-ayat sebagai berikut :
  • Ayat (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asa kekeluargaan.
  • Ayat (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Ayat (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
  • Ayat (4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Sejarah Perekonomian Indonesia
1)  Keadaan Perekonomian Indonesia Sebelum Orde Baru
      Dalam perkembangan pada masa sistem ekonomi orde lama terdiri dari 3 perkembangan masa yaitu :

1. Masa Pasca Kemerdekaan ( 1945-1950 )
      Pada masa awal kemerdekaan keadaan ekonomi dan keuangan sangat buruk, yang disebabkan oleh :
 >  Inflasi yang sangat tinggi, terjadi inflasi yang sangat tinggi karena ada 3 mata uang yang berlaku di Indonesia yaitu De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang.
>   Panglima AFNEI ( Allied forces for Netherlands east indies ) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu.
>   Dan pada bulan oktober 1946 pemerintah RI mengeluarkan  uang kertas baru yaitu ORI (Oeang Republic Indonesia ) sebagai pengganti uang jepang.
Adapun usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, ialah :
-    Program Pinjaman Nasional
      Dilaksanakan oleh menteri keuangan Ir.Surachman dengan persetujuan BP-KNIP, dilakukan pada bulan juli 1946.
-    Upaya menembus blokade dengan diplomasi beras ke India, mengadakan kontak dengan perusahaan swasta Amerika, dan menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan ke Singapura dan Malaysia.
-    Konferensi Ekonomi Februari 1946 dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, yaitu : masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan-perkebunan.
-    Pembentukan Planning Board (Badan Perancang Ekonomi ) 19 januari 1947.
-    Rekonstruksi dan Rasionalisasi  Angkatan Perang (Rera) 1948, mengalihkan tenaga bekas angkatan perang ke bidang-bidang produktif.

2. Masa Demokrasi Liberal (1950-1957) 
      Masa demokrasi liberal adalah masa di mana dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha China. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.

3. Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1967)
      Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme (segala-galanya diatur oleh pemerintah) . dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik, dan ekonomi ( Mazhab Sosialisme ). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia.
Kesimpulannya pada masa sebelum orde baru ini terjadinya inflasi yang sangat tinggi dan juga dikarenakan adanya mata uang yang beredar di masyarakat Indonesia sangat banyak. Dan di samping itu juga keadaan Indonesia pada saat itu juga adanya penjajahan dari negara asing jadinya perekonomian Indonesia sangat terpuruk.

2). Keadaan Ekonomi pada masa Orde Baru 
       Pada masa Orde Baru pemerintah melaksanakan pembangunan di berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, kesejahteraan rakyat, politik, dan pertahanan keamanan. Langkah pertama yang diambil ialah dengan merencanakan program perbaikan yaitu program : [1]penyelamatan [2]stabilitas dan rehabilitas [3]pembangunan.
      Sesuai dengan Tap MPRS No. XIII/MPRS/1966, pemerintah memproritaskan pada pencukupan sandang dan pangan , pengendalian inflasi, rehabilitasi prasarana ekonomi, dan peningkatan ekspor.
      Pada masa Orde Baru pertanian adalah basis perekonomian Indonesia.
      Dengan mengandalkan devisa dari ekspor, kredit luar negeri , dan badan keuangan internasional IMF perekonomian Indonesia mencapai kemajuan..
      Namun pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi dengan pemerataan dan landasan ekonomi yang mantap sehingga ketika terjadi krisis ekonomi Indonesia tidak mampu bertahan sebab ekonomi Indonesia dibangun dengan pondasi yang rapuh.
      Jadi kesimpulannya pada masa Orde Baru perekonomian Indonesia sangat rapuh karena pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi dengan landasan ekonomi yang mantap. Hal itu mengakibatkan pada krisis ekonomi dunia ekonomi Indonesia tidak mampu bertahan sebab fondasi ekonomi Indonesia dibangun dalam pondasi yang rapuh.
  
3). Perekonomian Indonesia Setelah Orde Baru
        Iklim kebangsaan setelah Orde Baru menunjukan suatu kondisi yang sangat mendukung untuk memulai dilaksanakannya sistem ekonomi yang sesungguhnya diinginkan rakyat Indonesia. Setelah melalui masa-masa penuh tantangan pada periode 1945 sampai periode 1965, semua tokoh negara yang duduk dalam pemerintahan sebagai wakil rakyat sepakat untuk kembali menempatkan sistem ekonomi kita pada nilai-nilai yang telah tersirat dalm UUD 1945. Dengan demikian sistem demokrasi ekonomi dan sistem Pancasila kembali satu-satunya acuan bagi pelaksanaan semua kegiatan ekonomi selanjutnya.


sumber materi: 
http://josephinejoe.wordpress.com/2013/03/14/sistem-perekonomian-di-indonesia/
http://mizan92.wordpress.com/2012/03/21/definisi-dan-metodologi-ekonomi/

sumber gambar: google

Rabu, 25 Desember 2013

Peranan Komunikasi Dalam Organisasi



      Kerja sama dan komunikasi, merupakan hal sangat penting dan pasti diajarkan apabila berada dalam suatu kumpulan, lembaga atau organisasi. Dalam tulisan kali ini akan membahas bagaimana pentingnya peranan komunikasi itu sendiri dalam sebuah organisasi.

      Sebagai makhluk sosial manusia sangatlah dituntut untuk berkomunikasi antar sesama dalam berbagai lingkup, baik lingkungan kecil maupun lingkungan dalam skala besar. Dapat kita ketahui salah satu lingkungan tersebut dapat berupa sebuah organisasi. Organisasi bisa digolongkan ke dalam sebuah lingkungan yang luas karena dalam sebuah organisasi dapat terdiri dari banyak orang yang belum dikenal bahkan tidak diketahui asal usulnya atau latar belakangnya tidak seperti keluarga (lingkungan kecil) yang telah kita kenal sejak lahir. oleh karena itu, peranan komunikasi sangat berguna dalam keberlangsungan sebuah organisasi.

      Adapun baiknya terlebih dahulu kita tahu pengertian dari komunikasi itu sendiri. Komunikasi adalah sebuah penyampaian informasi yang dapat berupa pesan, saran atau pendapat untuk mengemukakan suatu tujuan. Ada 2 jenis komunikasi, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi yang langsung disampaikan secara lisan. Sedangkan komunikasi non verbal adalah komunikasi yang disampaikan dapat berupa isyarat, bahasa tubuh atau sandi-sandi tertentu yang dapat dimengerti oleh pihak yang lain.



      Komunikasi antar anggota dalam sebuah organisasi juga memiliki beberapa tujuan, misalnya :
  1. Seorang anggota organisasi dapat mengajukan pendapatnya untuk dipertimbangkan oleh anggota yang lain.
  2. Kerja sama akan terjalin sangat baik jika ada komunikasi antar anggota organisasi.
  3. Mencegah adanya kesalah pahaman yang terjadi antara satu anggota dengan anggota yang lainnya.
  4. Lebih terjalin rasa persaudaraan dalam sebuah organisasi
  5. Dapat menciptakan organisasi yang lebih baik dan inovatif dengan adanya gagasan-gagasan yang luar biasa.
  6. Mencegah bubarnya atau terpecahnya sebuah organisasi karena adanya perbedaan pendapat.
      Dari pembahasan tentang tulisan kali ini, maka dapat diambil kesimpulan bahwa komunikasi memiliki peranan yang sangat penting  karena dengan komunikasi lah kita dapat saling mengerti dan memahami apa yang diinginkan atau tidak diinginkan oleh orang-orang disekitar kita dalam lingkup apapun untuk menjalin sebuah persatuan yang erat dan menjadikan lingkungan sekitar kita lebih baik dan berkembang. Tanpa adanya komunikasi manusia bukanlah apa-apa, karena sekali lagi manusia hanyalah makhluk sosial yang harus hidup berdampingan dan bergotong royong.


sumber pembahsan : "Komunikasi"-wikipedia.
sumber gambar       : Google

Selasa, 29 Oktober 2013

Organisasi

     Tak terasa waktu berjalan begitu cepatnya hingga saat ini saya telah berada di tingkat 2 atau semester 3 dalam jenjang perkuliahan di Universitas Gunadarma. Saya kembali lagi mendapat tugas untuk menulis tentang suatu hal, di mana pada kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya mengikuti organisasi.

     Penulisan kali ini berhubungan dengan mata kuliah Teori Organisasi Umum, maka sebelumnya ada baiknya kita untuk mengetahui arti dari organisasi itu sendiri. Organisasi menurut saya adalah suatu wadah atau forum yang dibentuk oleh sekumpulan orang yang memiliki pemikiran dan inspirasi yang berbeda pada setiap anggotanya tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu guna mengembangkan wadah atau forum yang dibentuk tersebut. Jadi dapat kita ambil kesimpulan bahwa kerja sama tim dan solidaritas antar anggota sangat diperlukan demi kelancaran sebuah organisasi agar tetap utuh dan tidak terpecah anggotanya.

     Ada beberapa organisasi yang pernah saya ikuti di lingkungan sekolah sejak saya SD sampai SMA. Organisasi pertama yang saya ikuti saat di bangku Sekolah Dasar adalah dokter kecil. Dokter kecil merupakan organisasi yang beranggotakan siswa-siswa terpilih berdasarkan nilai rata-rata yang diraih dalam rapor dan prestasi rangking yang dicapai. Kelas yang diikut sertakan pun dibatasi hanya 4 kelas terbaik dari 7 kelas (kelas A sampai D), dari keempat kelas tersebut diseleksi lagi hanya siswa dengan peringkat 4 besar dikelasnya yang dipilih untuk bergabung dalam organisasi dokter kecil. Kemudian nantinya siswa-siswa tersebut diberikan mentoring, pengajaran dan pelatihan seputar bagaimana cara menjaga kebersihan diri, menghimbau teman-teman untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memberi pertolongan pertama pada temannya yang terluka atau mengalami kecelakaan kecil. Lalu, bibit-bibit dokter muda ini akan dikirim sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti seminar atau penataran Dokter Kecil tingkat kota (pada waktu itu regional Bekasi).

     Organisasi berikutnya yang saya ikuti pada saat berada di Sekolah Menengah Atas adalah Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan Rohani Islam (ROHIS). Berbicara tentang organisasi KIR, merupakan sekelompok siswa yang dibentuk atas usulan guru Biologi sekolah saya dengan tujuan untuk mempelajari tentang tanaman dan hewan. Kelompok ini sengaja dibentuk agar para siswa (anggota) dapat mengasah pengetahuan mereka tentang pola berkembang biak dan pola hidup dari tumbuhan dan hewan, juga menciptakan suasana belajar yang berbeda agar tidak bosan kalau hanya sebatas belajar dikelas. Organisasi yang satu ini diberi tugas juga untuk mengelola lahan kosong milik sekolah agar bisa dijadikan taman sehat yang berguna bagi lingkungan sekolah. Hal yang sangat seru saat mengikuti organisasi ini ketika kami melakukan penelitian dan pembelajaran di tempat-tempat seperti taman buah Mekarsari, taman bunga Cipanas, pameran tanaman Lapangan Banteng, musium Zoologi Bandung, dan banyak tempat lagi. Jadi bisa belajar sambil jalan-jalan.

     Untuk pengalaman saya dalam organisasi Rohani Islam atau yang biasa disebut ROHIS, di sini para siswa dibentuk untuk memperdalam ilmu agama. Sama dengan halnya organisasi KIR tadi, anggota ROHIS sesekali mengadakan pembelajaran lewat alam, seperti mensyukuri keindahan alam yang diciptakan oleh Tuhan, lalu bagai mana cara kita mensyukuri nikmat dari keindahan alam tersebut yaitu dengan cara menjaga dan melestarikan alam kita sebagai keagungan Tuhan, lalu bagaimana kita belajar untuk berdakwah mengajarkan kebaikan dalam sebuah kelompok, cara kita menjaga sikap dan berperilaku baik antara anggota atau orang disekitar kita. Jadi, dari yang saya alami dan ambil manfaat mengikuti ROHIS yaitu lebih terasa dalam bentuk psikologi diri kita, mengatur ego kita, dan menjaga batin kita dari suatu perbuatan yang tercela.

     Dari beberapa pengalaman saya berorganisasi, dapat kita pahami betapa pentingnya berorganisasi. Alasannya karena kita tidak hidup sendiri, kita berada diantara orang-orang yang memiliki sifat yang berbeda. Dengan berorganisasi, kita diajarkan untuk lebih mudah berinteraksi dengan orang lain, kita dilatih untuk memahami sifat orang lain agar ucapan dan sikap kita tidak menyinggung orang-orang dalam kelompok kita, dan kita dapat mengetahui mana orang yang lebih cocok untuk kita jadikan teman atau mitra kita dalam bekerja sama untuk mewujudkan tujuan yang sama.


Minggu, 07 Juli 2013

Manusia dan Cinta Kasih

       Kalau sudah ngomongin soal cinta pasti identik dengan anak muda, masa remaja atau jaman sekarang diibaratkan dengan ABG. Padahal cinta itu bisa dirasakan oleh setiap orang dalam semua batasan umur tidak hanya saat sedang remaja atau beranjak dewasa.
Cinta kasih itu sendiri adalah suatu rasa atau perasaan dimana seseorang merasa menyukai bahkan sangat suka pada suatu hal atau pada pasangannya. Bahkan rasa cinta itu bisa berlebihan jika seseorang sudah hilang pikiran dan rela berkorban demi sesuatu atau seseorang yang dicintai. Sikap cinta kasih ini adalah sikap terindah saat orang mulai merasakan getaran perasaan ego yang luluh terhadap pasangan atau hal yang disukai.

       Menurut pengetahuan yang saya dapatkan saat duduk di bangku SD, hubungan cinta kasih manusia itu ada 3, yaitu :
  1. Manusia dengan Tuhan yaitu, hubungan atau interaksi antara manusia dengan Tuhannya agar manusia tetap berada dalam lindungan-Nya dan beriman kepada-Nya. Contoh cara interaksi antara manusia dengan Tuhan dengan beribadah dan berdoa.
  2. Manusia dengan manusia yaitu, hubungan yang terjalin karena adanya sikap tenggang rasa atau simpati terhadap sesama manusia agar tercipta kehidupan yang aman, damai dan tentram. Contoh dalam sebuah lingkungan yaitu, keluarga, masyarakat, dan negara.
  3. Manusia dengan lingkungan yaitu, hubungan manusia dengan lingkungan atau makhluk hidup yang lain yang hidup bersama disekitar manusia, misal hewan dan tumbuhan.

       Jadi kesimpulannya, cinta tidaklah hanya sebatas dengan pasangan saja tetapi juga dengan Tuhan dan lingkungan. Selama ini cinta yang saya rasakan tidak lah berbuah dampak yang buruk, yang ada hanya perasaan bahagia saat merasakan cinta kasih. Cinta yang berlebihan juga dapat menimbulkan kesalahan bahkan kejadian yang dianggap aneh apabila kita tidak membatasi takaran cinta kita pada seseorang atau sesuatu. Maka tebarkanlah cinta kasih kita kepada sesama agar semua terasa aman, nyaman, damai dan tentram. Namun ada kalanya juga kita harus bisa memberi batasan apabila dampak yang akan ditimbulkan semakin buruk bukan malah membuat bahagia.


Manusia dan Keadilan

       Berbicara tentang keadilan pasti yang terbesit dalam benak kita hanyalah sebuah pertanyaan...adakah keadilan pada jaman sekarang ini???
Karena kita tahu bahwa sekarang ini keadilan hanyalah sebuah kemunafikan. Dimana orang-orang yang merasa diadili malah dapat tindakan yang tidak adil. Oleh karena itu, marilah kita bicarakan secara seksama agar tidak lagi terjadi ketidak adilan diantara sesama manusia.

       Menurut saya, pengertian keadilan adalah sebuah sikap disaat kita harus membagi rata semuanya dan tidak bertindak curang dengan memihak pada salah satunya. Tapi, masih banyak keadilan yang tidak tercipta dan dapat menimbulkan masalah besar. Ambil saja sebagai contoh ruang lingkup pembahasan adalah negara kita Republik Indonesia. Banyak sekali ketidak adilan terjadi dalam negara kita ini, contohnya kasus korupsi, pembagian BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) dan subsidi BBM yang tidak tepat sasaran.

       Akibatnya banyak rakyat yang harusnya mendapat subsidi malah tertukar dengan orang dengan ekonomi yang sangat tercukupi yang mendapatkan subsidi atau bantuan dana tersebut. Ketidak adilan tersebut dapat dipicu karena tidak adanya kesadaran dan pengendalian diri dari seseorang, sikap tidak puas seseorang yang ingin menang sendiri dan semua pemikiran yang menghasilkan pikiran bahwa keadilan dapat dibeli dengan uang. Sehingga dari ketiga sifat buruk tersebut dapat kita lihat sebagian besar tindak kecurangan hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki wewenang tinggi atau memiliki jabatan besar dan orang-orang kecil lah yang mendapat efek buruk ketidak adilan atas orang-orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

       Dari semua ketidak adilan tersebut, masih ada juga yang sangat menerapkan sikap adil dalam sebuah kegiatan. Contoh yang sangat terlihat yaitu dalam kegiatan-kegiatan olahraga yang menyandang sistem permainan yang disebut "Fair Play" (Bermain Adil). Walaupun setelah sistem itu diadakan, masih ada saja tindakan kecurangan dalam beberapa pertandingan. Tapi lebih banyak pertandingan yang sudah menerapkan sistem itu dan bermain secara jujur dan sportif. Jadi, baiknya kita ambil yang positif saja dan tidak usah hiraukan yang negatif karena sistem Fair Play tersebut merupakan salah satu usaha atau pemikiran besar agar tidak terjadi kecurangan dan ketidak adilan dalam pertandingan olahraga dan patut diberi apresiasi bagi pencetusnya.


        Kesimpulan yang dapat diambil dalam tulisan kali ini, keadilan sangat berperan penting dalam kehidupan manusia apalagi manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup seorang diri tanpa adanya bantuan dari manusia lainnya. Dan dalam bentuk kehidupan yang berkoloni atau berkumpul maka keadilan sangat sekali dianjurkan untuk ditegakkan dan diaplikasikan dalam bermasyarakat dan bernegara. Walau terkadang keadilan tidak selamanya berdamapak baik bagi seseorang tapi tetap jangan takut untuk bertindak adil karena keadilan dan kesempurnaan sebenarnya hanya milik Allah SWT.

Manusia dan Penderitaan

         Mungkin secara fisik penderitaan yang selama ini dirasakan manusia terjadi akibat adanya pengaruh rasa sakit. Tapi sebenarnya mereka juga dapat merasakan penderitaan yang dapat dialami tanpa ada hubungannya dengan fisik. Dalam tulisan kali ini saya akan mencoba membahas beberapa pernyataan tentang penderitaan yang dapat dirasakan manusia sesuai dengan pemikiran yang saya dapat secara objektif dan universal.

        Penderitaan merupakan suatu keadaan dimana kita merasakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh kita dan berakibat buruk pada diri kita yang mungkin kita tidak dapat bertahan tapi kita masih mungkin untuk terlepas dari keadaan tersebut. Adapun penderitaan yang disebabkan oleh manusia sendiri baik fisik maupun batin, serta penderitaan yang datangnya dari ketetapan yang diberikan oleh Tuhan.

         Beberapa contoh dari penderitaan yang disebabkan oleh manusia yaitu penderitaan seperti yang masih banyak kita jumpai, orang-orang yang menderita kemiskinan, kelaparan, pengangguran dan tidak memiliki tempat tinggal (gelandangan).
Sedangkan contoh penderitaan yang disebabkan oleh ketetapan Tuhan yaitu para korban penderita bencana alam.

         Penderitaan-penderitaan tersebut dapat mengakibatkan dampak buruk, tidak hanya fisik melainkan batin pun akan menderita karena pasrah harus sampai kapan akan bertahan padahal kita tahu bahwa kita tidak akan bertahan dalam keadaan yang menderita seperti semua hal itu. Namun, kita dapat keluar dari penderitaan itu semua dengan cara mencari permasalahan dari penderitaan yang kita alami dan mnyelesaikan masalah tersebut dengan cara yang bukan dengan hanya pemikiran tapi juga dengan segala dampak dan efek yang akan kita terima, apakah cara kita berhasil mengeluarkan kita dari permasalahan itu atau sebaliknya.

         Jadi, kesimpulan yang dapat saya ambil dari penulisan tentang manusia dan penderitaan kali ini adalah penderitaan bukanlah akhir dari segalanya dan bukan penghenti langkah kita untuk tetap hidup dan terlepas darinya. Berpikir positif dan mengingat bahwa penderitaan itu adalah sebuah masalah, dan setiap masalah pasti ada penyelesaian dan jalan keluarnya. Jalan keluar itu dapat berupa seberapa besar usaha kita untuk menyelesaikan dan keluar dari penderitaan itu ataupun lebih mendekatkan diri kepada-Nya, meminta doa, ridho, serta perlindungan kepada Allah SWT.

Senin, 01 April 2013

Sekilas Tentang Pengertian Ilmu Budaya Dasar

ILMU BUDAYA DASAR

     Berbicara tentang Ilmu Budaya Dasar, hendaknya kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian tentang Ilmu Budaya Dasar itu sendiri. Secara umum, pengertian Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang dapat memberikan tentang dasar dan pengertian umum dari konsep-konsep yang dikembangkan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu Budaya Dasar diidentikan dengan basic humanities, yang berasal dari istilah kata "the humanities". Humanities berasal dari bahasa Latin humanus yang memiliki arti manusia, berbudaya, dan halus. Dari keterangan arti tersebut dapat kita simpulkan bahwa dengan mempelajari dan mengerti tentang basic humanities atau the humanities, seseorang siapa saja diharapkan menjadi manusia yang lebih memiliki budaya yang beretikat halus, sopan, dan moral yang tinggi.

     Ilmu Budaya Dasar termasuk kedalam kelompok ilmu pengetahuan seperti yang telah dikemukakan oleh Prof. Dr. Harsya Bactiar, yang mengelompokkan ilmu menjadi 3 kelompok besar, yaitu :
 1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)
     Ilmu-ilmu alamiah mempunyai tujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Yaitu dengan cara menentukan hukum yang berlaku dengan keteraturan-keteraturan tersebut, kemudian dibuat anilisis untuk menentukan suatu kualitas. Atas ini kemudian dibuat perkiraan. Hasil penelitian 100% benar dan 100% salah. Yang digolongkan ilmu-ilmu alamiah adalah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, dan mekanika.

 2. Ilmu-ilmu Sosial (social science)
     Ilmu-ilmu sosial memiliki tujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Dalam hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Hasil penelitiannya tidak 100% benar, namun hanya mendekati kebenaran. Hasil penelitian tersebut dikarenakan hubungan dalam manusia tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang dikelompokan dalam ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dan sebagainya.

 3. Pengetahuan Budaya (the humanities)
     Pengetahuan budaya memiliki tujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Dalam ilmu ini digunakan metode pengungkapan peristiwa dan kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti tertentu.
     Pengetahuan budaya dibatasi meliputi kaehlian (disiplin) seni dan filsafat. Sedangkan ilmu budaya dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan dan keutamaan dalam dalam membahas masalah budaya dalam hubungan manusia.

TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
     Dari ringkasan penjelasan tentang ilmu budaya dasar di atas, adapun tujuan yang dapat kita simpulkan dalam mempelajari ilmu budaya dasar, antara lain :
  • Berupaya untuk mencapai tujuan mata kuliah pengembangan kepribadian dan tujuan pendidikan umum.
  • Merangsang perasaan atau emosi dan pikiran seseorang dalam wawasan pemikiran yang berkaitan tentang kebudayaan.
  • Mahasiswa mampu menjadi alternatif dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan erat dalam kehidupan, baik tentang sosial maupun yang berkaitan tentang budaya.
  • Memperluas pandangan terhadap kebudayaan yang halus dan tidak melencengkan kebudayaan asli yang dicampur dengan kebudayaan asing sehingga. menghilangkan nilai kebudayaan yang sebenarnya. 

sumber : Buku Ilmu Budaya Dasar oleh Widyo Nugroho dan Achmad Muchji yang diterbitkan oleh Gunadarma.
               http://siscaellia.wordpress.com/2012/04/22/ilmu-budaya-dasar/
               http://joshkevint.wordpress.com/2012/10/04/pengantar-ilmu-budaya-dasar-ibd/